
GenPI.co Kalbar - Gawai Naik Dango XV di Kabupaten Sambas sudah dimulai.
Gawai dibuka oleh Ketua Majelis Pertimbangan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis, di Ramin Bantang, Jalan Sei Rambah Sambas, Sabtu (28/5).
Dia mengapresiasi gelaran naik dango sebab bisa kembali mengumpulkan masyarakat.
BACA JUGA: Gawe Naik Dango Kota Singkawang Jadi Agenda Wisata Budaya
Apalagi, Presiden telah mengizinkan masker dibuka di ruang terbuka.
"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sambas yang telah memberikan kesetaraaan kepada orang Dayak untuk menyelenggarakan naik dango,” tutur Cornelis.
BACA JUGA: Seminar Naik Dango, Masyarakat Dayak Diminta Bantu Pemerintah
Dengan begitu, masyarakat Dayak bisa mengembangkan diri dan memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia serta setara suku lain.
Menurut anggota DPR RI Komisi II Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalbar 1 itu, pada penyelengaraan naik dango ini negara malah dihadapkan dengan masalah pangan.
BACA JUGA: Pekan Gawai Dayak ke-36 Kalbar Jadi Magnet Wisata Budaya
Saat ini, dunia terancam krisis pangan akibat perang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News