
Namun, jumlah tersebut belum mencakup setengah dari 391 desa yang ada di Kabupaten Sintang. Baru tercatat 43 persen desa yang memiliki BTS.
Selain itu, ada juga menara provider swasta sebanyak 129 dengan lima penyedia jasa.
“Keberadaan menara BTS dan provider swasta menjadi simpul jaringan komunikasi serta mendukung Kabupaten Sintang untuk merdeka sinyal tahun 2024,” terang Kurniawan. (rls)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News