Sayangi Diri dan Keluarga dari Bahaya Asap Rokok, RSUD SSMA Gelar Penyuluhan

Sayangi Diri dan Keluarga dari Bahaya Asap Rokok, RSUD SSMA Gelar Penyuluhan - GenPI.co KALBAR
Penyuluhan bahaya rokok bagi kesehatan yang digelar RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. Foto: Humas RSUD SSMA

GenPI.co Kalbar - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar penyuluhan kesehatan kepada 40 pasien dan pengunjung di ruang tunggu klinik penyakit dalam dengan tema 'Bahaya Rokok Bagi Kesehatan', Senin (16/10).

Sri Fitri Sari memaparkan, merokok termasuk kebiasaan yang sulit dihilangkan dan sangat umum ditemui di berbagai lapisan masyarakat.

Padahal, merokok merupakan kegiatan yang berdampak buruk tidak hanya bagi diri sendiri (perokok aktif), tetapi juga orang lain atau keluarga yang ada di sekitar kita (perokok pasif) baik dalam jangka waktu singkat maupun jangka panjang.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Edi: Upaya Persuasif Efektif Kurangi Perokok

"Di dalam sebatang rokok terkandung 4 ribu jenis senyawa kimia, 400 zat berbahaya, 43 zat penyebab kanker (karsinogenik), Karbonmonoksida (CO), Tar, dan Nikotin," paparnya.

Fitri, sapaan akrabnya, menambahkan asap rokok yang dihisap baik perokok aktif maupun perokok pasif berdampak pada timbulnya berbagai gangguan kesehatan yang berbahaya bagi tubuh.

BACA JUGA:  Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok Resmi Disosialisasikan di Landak

"Mulai dari rambut rontok, kulit keriput, katarak, gangguan pendengaran, karies pada gigi, osteoporosis, penyakit jantung, kanker kulit, kanker hidung, kanker lidah, mulut, kelenjar ludah, tenggorokan, kerongkongan, kanker payudara,” sebutnya.

Kemudian, kanker paru, kanker lambung, kanker leher rahim, kanker ginjal, kandung kemih, penis, pankreas, kanker usus besar dan kanker anus, penyakit pembuluh darah dan pembusukan jari-jari tangan dan kaki yang berujung amputasi.

BACA JUGA:  Hari Kesehatan Nasional, Edi Kampanyekan Pontianak Bebas dari Asap Rokok

Sri Fitri Sari berharap melalui sosialisasi tersebut, masyarakat bisa mulai memperhatikan kesehatannya, untuk perokok aktif mulai berhenti merokok dengan menguatkan niat dan bulatkan tekad, jauhi lingkungan para perokok.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya