
GenPI.co Kalbar - Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPU Pontianak Deni Nuliadi di Pontianak, Kamis (3/8).
"Dengan menjadi pemilih cerdas, maka mereka bisa memilih orang-orang berkualitas sehingga hasil pemilu yang akan kita tetapkan betul-betul berkualitas dan bermanfaat bagi kita semua," katanya.
Menurutnya, salah satu cara untuk menjadi pemilih cerdas bagi pemilih pemula dengan memeriksa dan mempelajari visi, misi, dan program kerja orang yang akan mereka pilih.
BACA JUGA: Jumlah DPT Pemilu 2024 di Kalbar Capai 3.968.561 Orang
"Terpenting, kami berharap pemilih pemula dapat berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024 dengan memberikan hak suaranya atau ikut terlibat sebagai penyelenggara di kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS)," terang Deni.
Deni menyebut, dalam melakukan pendidikan politik, berbagai pihak diminta untuk menyosialisasikan pemilu dengan menyasar pemilih pemula.
BACA JUGA: Jelang Pemilu 2024, Sutarmidji Ingatkan Pemda Atasi Isu Strategis
Tujuannya agar mereka tidak lagi gamang dan kebingungan saat akan memberikan hak suaranya.
"Sosialisasi pemilu atau pendidikan politik bagi pemilih pemula sangat penting agar mereka dapat menggunakan haknya dengan baik," tutur Deni.
BACA JUGA: Jelang Pemilu 2024, Edi Rusdi Kamtono: Pemuda Harus Pertajam Wawasan Politik
Saat ini, kata dia, jumlah pemilih pemula peserta Pemilu 2024 dengan rentang usia 17-20 tahun di Pontianak sebanyak 45.517 orang dengan sebaran di 5 kecamatan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News