
Rindar menyebut, upaya pencegahan utama adalah 3M, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala minimal 2 minggu sekali.
Kemudian, menutup tempat penampungan air dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air hujan yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti.
"Jadi sekali lagi, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Singkawang untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan rumah dengan menerapkan 3M," tandas Rindar Prihartono. (ant)
BACA JUGA: 36 Warga Kapuas Hulu Terserang DBD, 1 Meninggal Dunia
Jangan lewatkan video populer ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News