
Pada 2022, badan usaha PT Pertamina Patra Niaga ditetapkan menyalurkan solar subsidi sebanyak 14,9 juta kilo liter dan Badan Usaha PT AKR sebesar 186.000 kilo liter atau setara 18,6 miliar liter.
"Jangan sampai terjadi ada badan usaha yang tak sanggup melaksanakan seluruh penyaluran solar subsidi karena tingginya harga BBM," tandas Sofyano. (ant)
Video populer saat ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News