
“Kalau generasi penerus sibuk belajar, memperbaiki diri, maka otomatis yang memimpin pasti berkualitas,” imbuh Edi.
Tidak kalah penting, kata dia, para siswa meningkatkan literasi digital masing-masing untuk mengurangi informasi negatif atau bahkan black campaign.
Dirinya optimis, jika setiap anak sudah paham akan literasi digital, maka masyarakat akan tercerahkan melalui lisan dari generasi selanjutnya.
BACA JUGA: Bekali Pemilih Pemula Pendidikan Politik Buat Siswa Melek Demokrasi
“Jangan terpancing dengan narasi-narasi negatif, maka adik-adik perlu mendewasakan diri. Bisa dikatakan, nasib tonggak kepemimpinan ditentukan anak muda,” tandas Edi Rusdi Kamtono. (rls)
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News