Jelang Iduladha 1444 H, Sutarmidji Pastikan Kebutuhan Pokok di Kalbar Aman

28 Juni 2023 00:50

GenPI.co Kalbar - Menjelang perayaan Iduladha tahun ini, kebutuhan pokok yang dijual di pasar Kalimantan Barat (Kalbar) dipastikan aman tersedia.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji di Kota Pontianak, Selasa (27/6).

"Menjelang Iduladha persediaan kebutuhan di pasar cukup, fluktuasi harga tidak begitu dinamis, sehingga inflasi bulan Juni prediksi saya lebih rendah dari bulan Mei,” tuturnya.

BACA JUGA:  Muhammadiyah Kalbar: Hormati Perbedaan Penetapan Hari Iduladha

“Yang merayakan Iduladha ini hanya satu atau dua kabupaten saja, seperti Sambas yang merayakannya lebih dari Idulfitri, tapi kalau Pontianak dan daerah lain seperti hari biasa saja seperti Salat Id, tidak ada kunjungan ke rumah-rumah," imbuh Sutarmidji.

Pemprov Kalbar sendiri menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, untuk mencegah inflasi di Kalbar.

BACA JUGA:  Jelang Iduladha 1444 H, Harga Pangan di Kota Pontianak Stabil

Gerakan serentak secara nasional tersebut dilakukan dalam rangka menjelang Iduladha 1444 Hijriah.

Kegiatan tersebut serentak dilakukan secara nasional dan upaya melakukan stabilisasi pasokan harga pangan setiap hari.

BACA JUGA:  Jelang Iduladha, Pemkot Pontianak Gelar Pangan Murah di Aloe Vera Center

Selain itu, sekaligus merupakan bentuk pengendalian Inflasi di Provinsi Kalbar.

"Gerakan Pangan Murah ini juga diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 342 titik di 301 Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia," terang Sutarmidji.

Pemprov Kalbar sudah menyiapkan 6 ton beras, 2 ton gula pasir, 800 liter minyak goreng, 50 kg bawang puti.

Selanjutnya, 50 kg bawang merah, 300 kg telur ayam ras, dan aneka pangan olahan produk UMKM serta aneka pangan hasil pekarangan.

Menurut Sutarmidji, angka Inflasi Provinsi Kalbar saat ini masih bisa dikendalikan.

“Inflasi kita years to date (tahun Kalender-red) sampai bulan Mei mencapai 1,2 persen, mudah-mudahan Inflasi bulan Juni ini di bawah 0,2 persen,” paparnya.

“Mudah-mudahan deflasi, supaya kita bisa menjaga Inflasi itu bisa di bawah 3 persen tahun 2023 ini, kita terus berupaya di bawah 3 persen," tandas Sutarmidji. (ant)

 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Shella Angellia Rimang

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co KALBAR