GenPI.co Kalbar - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak telah merampungkan pembangunan dua gedung SMP, satu SD, dan satu TK.
Peresmian SMP Negeri (SMPN) 8 di Jalan Parit H Husin II, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara dilakukan secara simbolis bersamaan Sekolah Terpadu yang terdiri dari SMPN 22, SDN 15, dan TK Negeri di Jalan Purnama Agung V, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis (15/6).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pembangunan gedung sekolah terpadu ini dilakukan karena bangunan lama yang runtuh.
Oleh sebab itu, bangunan gedung yang lama dibongkar untuk dibangun dengan gedung yang baru ini.
Sementara untuk SMPN 8 dibangun kembali karena bangunan yang lama terbakar.
Dengan diresmikannya gedung-gedung sekolah tersebut, Edi berharap sekolah-sekolah itu bisa menjadi sekolah unggulan.
“Mudah-mudahan dengan gedung baru ini anak-anak semakin semangat belajar sehingga kualitas pendidikan juga meningkat,” ujarnya, seusai meresmikan secara simbolis gedung-gedung sekolah tersebut.
Saat ini, keempat gedung sekolah sudah dapat berfungsi secara efektif.
Selanjutnya, pengerjaan pembangunan akan fokus kepada penuntasan jalan masuk, taman, dan halaman serta kelengkapan lainnya.
Edi menilai, penghijauan di masing-masing gedung masih kurang.
Dia berencana untuk menambah tanaman peneduh sesuai dengan konsep Sekolah Adiwiyata yang teduh, rapi, dan bersih.
Udara yang segar bakal berdampak positif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
“Sekarang masih gersang karena kurang tanaman peneduh,” kata Edi.
Beberapa sekolah di Pontianak juga sedang memerlukan revitalisasi.
Menurut Edi, ada gedung sekolah di Kecamatan Pontianak Barat, Timur, dan Utara yang akan dilakukan penataan ulang.
Keberadaan sekolah swasta juga secara tidak langsung menutupi kekurangan tersebut.
"Peran sekolah-sekolah swasta juga ikut mendongkrak peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," tandas Edi Rusdi Kamtono. (rls)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News