GenPI.co Kalbar - Masyarakat suku Dayak di Kapuas Hulu diajak tetap menjaga dan melestarikan keaslian adat istiadat dan budaya asli Kapuas Hulu.
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan (Sis) mengatakan, kehidupan masyarakat Dayak selalu diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang dilandasi nilai-nilai spiritual.
“Dan religius serta berpegang teguh pada adat istiadat. Itu yang harus dijaga dan lestarikan," tuturnya, Minggu (10/7).
Sis menyebut, Pemkab Kapuas Hulu akan mengumpulkan kebudayaan daerah yang masih hidup, tumbuh dan terjaga keasliannya.
Salah satunya, yakni pesta gawai yang rutin dilaksanakan oleh subsuku Dayak Kapuas Hulu.
Adat istiadat dan kebudayaan merupakan salah satu modal dalam pembangunan pariwisata dan sumber daya manusia.
"Adat dan budaya adalah warisan nenek moyang, yang turun-temurun diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk rasa kekeluargaan yang kental di Kapuas Hulu," terang Sis.
Warisan nenek moyang suku Dayak tidak diinginkan untuk terkikis seiring perkembangan teknologi.
Oleh sebab itu, Sis juga berpesan agar generasi muda selalu terlibat dalam kegiatan adat dan budaya.
Hal itu sebagai wujud pelestarian yang dapat diturunkan kepada generasi muda.
"Adat istiadat modal kita bersama menuju dan mewujudkan pembangunan Kapuas Hulu Hebat," tutup Fransiskus. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News